Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Anak Terlanjur Obesitas? Jangan Cemas! Berikut Cara Mengatasinya

Obesitas Pada Anak

ARDINTORO |dot| COM - Pada umumnya anak-anak sudah dapat memilih dan menentukan makanan apa yang disukai. Meskipun demikian, mereka seringkali salah dalam memilih makanan. Lebih-lebih jika orang tua nggak memberikan petunjuk mana makanan yang layak dikonsumsi maupun yang nggak.

Ditambah lagi kebiasaan jajan mereka baik dilakukan di rumah, sekolah maupun di lingkungan bermain. Itu biasanya terpengaruh oleh teman-teman sebaya. Kebiasaan ini timbul seringkali dikarenakan kita sebagai orang tua malas menyiapkan sarapan pagi untuk mereka.

Sebagai gantinya orang tua hanya memberikan uang saku untuk jajan. Jajanan yang di senangi anak seringkali minim nilai gizi dan banyak mengandung zat berbahaya misalnya: Es, makanan ringan, gula-gula, snack dll. Hal itu bila di lakukan secara terus menerus bisa menyebabkan berbagai penyakit dan juga obesitas atau kegemukan.

1. Akibat Obesitas

Obesitas Pada Anak

Obesitas jangan dianggap remeh, karena obesitas atau kegemukan dapat mengakibatkan berbagai penyakit. Berbagai penyakit yang di akibatkan obesitas misalnya diabetes, gangguan pernafasan, darah tinggi, penyakit jantung dll.

Penyakit-penyakit yang dahulu hanya dianggap sebagai penyakit usia lanjut atau penyakit orang tua, kini bisa dialami oleh semua umur, itu disebabkan oleh obesitas atau kegemukan. Anak-anak yang menderita obesitas atau kegemukan sangat beresiko dan rentan mengalami gangguan pernafasan atau asma.

Obesitas juga mengakibatkan seseorang sulit untuk bergerak dan terganggu pertumbuhannya, itu dikarenakan timbunan lemak yang berlebihan pada organ-organ yang seharusnya bisa berkembang. Belum lagi efek psikologis yang dialami anak saat mengalami obesitas atau kegemukan. Misalnya anak mengalami ejekan dan bullying dari teman kelas saat di sekolah.
 

2. Penyebab Obesitas

Obesitas Pada Anak

Obesitas atau kegemukan bisa terjadi karena beberapa faktor, di antaranya: Faktor genetik, salah mengkonsumsi makanan, kurang berolahraga dll. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan anak mengalami obesitas atau kegemukan di antaranya:

(a). Faktor Genetik   

Orang tua baik ayah maupun ibu bila mengalami kegemukan atau obesitas cenderung akan di turunkan kepada anak-anaknya. Jenis kegemukan ini biasa di sebut obesitas genetik. Kegemukan jenis ini biasanya agak sulit di tangani, di perlukan penanganan khusus agar hasilnya bisa maksimal.

(b). Makanan Cepat Saji dan Makanan Ringan dalam Kemasan

Dua jenis makanan itu juga menyebabkan kegemukan, karena pada umumnya makanan tersebut mengandung kadar lemak dan gula yang tinggi penyebab obesitas. Selain itu makanan cepat saji juga memiliki kandungan gizi rendah yang memperlambat tumbuh kembang anak. Inilah sebabnya makanan cepat saji biasa di sebut dengan istilah junk food atau makanan sampah.

(c). Minuman Ringan

Sama halnya makanan cepat saji, minuman ringan atau soft drink juga mengandung kadar gula tinggi yang menyebabkan berat badan cepat bertambah. Dengan rasa yang nikmat serta menyegarkan menyebabkan banyak orang yang suka minuman ringan, khususnya anak-anak. Namun bila kebiasaan ini terus berlanjut akan menyebabkan obesitas atau kegemukan.

(d). Kurangnya Aktivitas Fisik

Masa anak-anak adalah masa yang menyenangman karena biasanya lebih banyak aktivitasnya bermain. Pada zaman dahulu, permainan anak pada umumnya adalah permainan fisik yang mengharuskan anak berlari melompat atau melakukan gerakan lainnya, misalnya lompat tali, jumpritan, jaga benteng dll.

Coba bandingkan dengan zaman sekarang permainan-permainan yang dulu umum dimainkan anak-anak kini sudah tergantikan dengan permainan modern misalnya game elektronik, internet, komputer atau nonton televisi yang hanya dilakukan dengan duduk di depannya tanpa harus banyak bergerak. Hal inilah yang menyebabkan anak kurang melakukan gerak badan sehingga menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas.

3. Solusi Menangani Obesitas

Obesitas Pada Anak
 
Bila bapak atau ibu di rumah memiliki anak yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas hendaknya nggak memaksakan si anak untuk melakukan diet ketat karena hal tersebut dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatannya. Untuk mengatasi obesitas atau mencegah agar anak nggak mengalami obesitas sebaiknya bapak atau ibu melakukan langkah-langkah berikut ini.

(a). Perhatikan Makanan yang akan diberikan untuk Anak

Sebagai orang tua harus selektif dalam memberikan makanan untuk anak. Orang tua hendaknya nggak malas masak sendiri untuk anak-anaknya, karena masak sendiri baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang si anak.

Selain itu kurangi memberikan sajian makanan cepat saji, minuman ringan, cemilan manis atau makanan yang mengandung lemak tinggi. Sebaiknya, orang tua hendaknya lebih banyak memberikan sajian sayur-sayuran yang masih segar, buah dan susu yang baik untuk pertumbuhan anak. Berikan porsi yang sesuai dan jangan terlalu berlebihan.

(b). Berikan Sarapan dan Bekal untuk Anak

Sarapan pagi merupakan awal yang baik untuk memulai hari. Hal ini diperlukan agar anak kuat untuk beraktivitas baik di sekolah maupun di rumah, selain itu dengan sarapan pagi mencegah anak untuk makan berlebihan setelahnya.

Membawa bekal makanan dari rumah juga penting. Dengan membawa bekal dari rumah, orang tua dapat mengontrol gizi anak dan menghindari anak agar nggak jajan sembarangan di luar.

(c). Perhatikan Teknik Mengolah Makanan

Jangan terlalu banyak menggoreng makanan agar nggak terlalu banyak lemak yang dikonsumsi. Cobalah untuk mengukus, merebus atau memanggang makanan agar makanan lebih sehat. Selain itu jangan banyak jajan atau membeli makanan yang nggak jelas proses pengolahannya, bisa saja makanan yang kita beli di luar nggak higienis dan banyak mengandung zat berbahaya.

(d). Tetapkan Aturan Makan

Biasakan agar kita dan anak-anak makan di meja makan bukan di depan televisi atau komputer. Banyak orang nggak menyadari bahwa sudah berapa banyak makanan yang sudah dikonsumsi apabila mereka makan sambil menonton televisi atau lagi di depan layar komputer.

(e). Lakukan Kegiatan yang Memerlukan Aktivitas Fisik

Sebagai orang tua hendaknya merencanakan kegiatan-kegiatan untuk olahraga bersama semua angota keluarga. Sebisa mungkin lakukan minimal seminggu sekali misalnya saat libur di hari sabtu atau minggu. Jenis olahraga bisa yang ringan-ringan, misalnya jogging, bersepeda, berenang, badminton atau olahraga lainnya.

Selain itu rencanakan liburan bersama untuk mengurangi stres saat bekerja. Misalnya berlibur ke pantai, mengunjungi kebun binatang atau jalan-jalan berpetualang ke hutan. Dengan kegiatan itu secara nggak langsung tubuh di ajak banyak berjalan kaki yang bermanfaat untuk mencegah dan mengurangi obesitas atau kegemukan.

4. Kesimpulan

Obesitas atau kegemukan merupakan problem yang umum di alami banyak orang di zaman modern ini, baik di alami orang dewasa maupun anak-anak. Untuk menghindari obesitas hendaknya menjaga pola makan dengan memakan makanan bergizi dan berolahraga teratur.

Memakan makanan yang bergizi merupakan salah satu cara menjaga agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari kegemukan atau obesitas. Selain itu, olah raga teratur juga sangat baik di terapkan bila seseorang ingin memiliki tubuh yang sehat dan ideal.

Referensi dan Sumber Gambar
  • Anti Novianti Fatonah. 2009. Awas jajanan Beracun. Banten: Kenanga Pustaka Indonesia
  • https://www.bola.com/
  • https://www.cnnindonesia.com/
  • https://www.beritasatu.com/
  • https://karanggedesismamedika.com/

9 comments for "Anak Terlanjur Obesitas? Jangan Cemas! Berikut Cara Mengatasinya"

  1. kadang abnayk salah prsepei kalau gendut anak sehat padahal gak ya. kalau gendut suka dibilang lucu. kalau anak kurus walau sehat tapi selalu dibilang ih anaknay kurus banget

    ReplyDelete
  2. Bener banget, stunting jangan, obesitas jangan pula ya kak... Anak sedang masa pertumbuhan harus diberi asupan gizi seimbang biar sehat dan cerdas

    ReplyDelete
  3. Dulu saya kalau lihat anak kecil yang genduut itu menggemaskan ya mas. Namun ternyata anak gemuk itu tak selamanya menggemaskan bahkan dikuatirkan bisa obesitas

    ReplyDelete
  4. Kasihan juga kalau lihat anak obesitas. Memang benar, kebiasaan jajan sembarangan juga menjadi salah satu alasan kenapa anak bisa obesitas. Orang tua mesti menyiapkan makanan yang lebih sehat dan seimbang supaya obesitas lekas teratasi.

    ReplyDelete
  5. Setujuu. Obesitas jangan, stunting juga jangan. Karena gendut juga tak selamanya sehat yaa

    ReplyDelete
  6. Asupan makanan dan kurang aktivitas fisik jadi PR banget buat orang tua ya... Apalagi makanan instan, cepat saji dan penggunaan gadget banyak memanjakan anak di era sekarang ini.

    ReplyDelete
  7. Aku ada keponakan yang gendut kebangetan, karena sehari-hari hanya minum sofar sampai 9 dot. Tanpa makan nasi, ngemil pun tak mau. Akibatnya, dia susah sekali bergerak. Anak-anak seusianya sudah lincah naik sepeda roda 2, eh, dia naik sepeda roda empat pun kesusahan.

    ReplyDelete
  8. selama ini kita lebih fokus ke lawannya obesitas, stunting, padahal obesitas ini juga harus diperhatikan karena dampaknya juga tidak bagus buat anak.

    ReplyDelete
  9. Asupan makan yang nggak sehat yang jadi momok buat orang tua...
    Apalagi sekarang ini ada banyak banget jenis fast food yang lewat depan rumah dimana anak bisa jajan sendiri, dan anak asal main panggil kalo ada abang-abang jajanan lewat... banyak yang kayak gitu, hehehe

    ReplyDelete

Jika ada yang Ingin Anda Tanyakan Terkait Artikel di atas Silahkan Bertanya Melalui Kolom Komentar Berikut ini, dengan Ketentuan :

1. Berkomentarlah dengan Sopan (No Spam, Sara dan Rasis).
2. Komentar di Moderasi. Bila berkomentar nggak sesuai dengan kebijakan Blogger maka nggak di terbitkan!
3. Centang kotak Notify Me / Beri Tahu Saya untuk mendapatkan notifikasi komentar.
4. Happy Blogging 🙂.