Pengalaman Pertama Ikut Pengalangan Dana Korban Bencana Bersama Tapak Suci Timika

Penggalangan Dana Tapak Suci Putra Muhammadiyah
Suasana Saat di Lampu Merah
Penggalangan Dana Tapak Suci Putra Muhammadiyah - Minggu 29 Juli 2008 telah terjadi gempa di Lombok, Bali dan Sumbawa dengan kekuatan 6,4 SR pada pukul 05.47 WIB, gempa susulan juga masih berlangsung hingga pukul 09. 20 WIB, hingga Minggu 29 Juni 2018 tercatat 10 orang meninggal, 40 orang luka-luka dan puluhan rumah rusak menurut sumber Tribunnews.com.

Keprihatinan akan bencana Itu yang membuat kami dari tim relawan yang berjumlah kurang lebih 25 orang terdiri dari tim Tapak Suci Putra Muhammadiyah Timika dan relawan lain yang mengadakan penggalangan dana yang berpusat di perempatan lampu merah, jalan Yos Sudarso-Pendidikan Timika. 

Dari situ ceritaku berawal, sobat blogger Alhamdulilah ahirnya bisa nulis lagi, setelah sekian lama berhenti gara-gara blog saya yang dulu telah di hapus oleh tim google, katanya tidak memenuhi standar ketentuan mereka, memang sih banyak kode html yang sudah saya ganti dan edit, menurut teman sesama blogger katanya melanggar hak cipta hehe (tau ah gelap) hapus satu tumbuh seribu Insalloh (Pokok e nulis, emboh opo sing di tulis). 

Kembali ke topik di atas, jujur itu pengalaman pertama saya lo, menjadi relawan pengalangan dana korban bencana, tau tidak saat pertama bawa kardus untuk meminta sumbangan, rasa horor muncul saat sudah di perempatan lampu merah, rasa canggung, malu, tidak nyaman apalagi saat di liatin pengendara mobil maupun motor di tambah kalau ketemu teman (rasanya jadi nano-nano hehe) berkat kekompakan anggota Tapak Suci Timika, perasaan itu pun berangsur hilang bak di telan bumi (halo-ah ngomong apa sih lo rif, sedikit drama boleh dong xixix) ahirnya selesai juga sampai ahir pengalangan dana. 

Penggalangan Dana Tapak Suci Putra Muhammadiyah
Pak Pelatih TS Timika (Lagi Serius)
Penggalangan Dana Tapak Suci Putra Muhammadiyah
Kekompakan Tim TS Dalam Penggalangan Dana
Saya merasa bersukur bisa bergabung di Tapak Suci Timika karena banyak mendapat teman dan sahabat baru (Ustad dan Ustadah) yang baik-baik yang selalu memotifasi untuk berbuat kebaikan dan peduli terhadap sesama, semoga kedepannya Tapak Suci Timika lebih maju, solit, tanggap dalam kegiatan sosial setiap ada bencana dan menjadi contoh yang baik untuk Perguruan Silat lain di Timika, terahir jadi ingat slogan Tapak Suci: 
"Dengan Iman dan Akhlak kita menjadi Kuat tanpa Iman dan Akhlak kita menjadi lemah".
TAMAT

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Responses to "Pengalaman Pertama Ikut Pengalangan Dana Korban Bencana Bersama Tapak Suci Timika"

Jika ada yang Ingin Anda Tanyakan Terkait Artikel di atas Silahkan Bertanya Melalui Kolom Komentar Berikut ini!, dengan Ketentuan :

1. Berkomentarlah dengan Sopan (No Spam, Sara dan Rasis).
2. Komentar di Moderasi, bila berkomentar tidak sesuai dengan kebijakan Blogger maka tidak di terbitkan!.
3. Centang kotak Notify Me / Beri Tahu Saya untuk mendapatkan notifikasi komentar.
4. Happy Blogging 🙂.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel