Galau saat menggunakan SMS Banking? Internet Banking solusinya!

Kutipan “Beginilah Cinta Penderitaanya Tiada Ahir”, itu adalah salah satu kata mutiara pamungkas yang selalu di ucapkan “Chu Pat Kai”, dalam serial filem Kera Sakti, sungguh mengena ya hehe, lo lo lo kenapa antara judul dan isi artikel kok berbeda? dasar koplak. Tenang sobat bogger ini hanya sebagai pemanis belaka, Ibarat pepatah kopi tanpa gula rasana pahit bla bla bla, nggak nyambung ye hehe, memang di buat gitu ya! kwkekek.

Berawal dari kejadian kemaren ketika saya Isi Saldo PayFazz, Menggunakan Virtual Account Bri (Briva) yang tidak seperti biasanya, laporan SMS transaksi Sukses, tetapi saldo PayFazz tidak kunjung bertambah, padahal biasanya setelah laporan SMS masuk, otomatis Saldo PayFazz bertambah, ini yang membuat-ku 2 hari ini tidak nafsu makan hahaha, ya ialah sobat wajar!, bagaimana tidak saldo Rp.1.000.000 tidak masuk, butuh beberapa hari untuk mendapatkan-nya kalau berjualan pulsa hemmm.

Sebenarnya hal seperti ini sudah pernah saya alami tapi kasusnya berbeda, yang saya alami kemaren transfer dana dengan setatus trasfer “Di Proses Operator”, wauuu cukup bikin pening, dari kejadian itu, saya melakukan tindakan awal dengan melapor ke pihak Cs Alhamdulilah di tanggapi tetapi memakan waktu yang cukup lama, sampe malu di tanyain pelanggan, “Kenapa trasfer uang-nya belum masuk bla bla bla”, dengan berbagai alasan, usaha dan sedikit drama ahirnya beres, dana transfer sudah masuk ke rekening tujuan, langsung saja saya chat pelanggan bahwa proses trasfer sukses.

Balik pada permasalahan di atas, Setelah tunggu lama tetap saldo belum kunjung masuk, langsung saya membuat laporan  awal dengan mengirim E-mail ke CS di sertai bukti screenshot SMS tranfer, tapi mendapatkan balasan begini “Untuk dapat kami lakukan pengecekan terkait transaksi pembayaran Anda, mohon dapat melampirkan bukti transfer yang menytakan berhasil”, lo – lo piye to kan sudah saya lampirkan screenshot SMS laporan transfer, kok masih di minta bukti transfer lagi, jadi tambah pening saya-nya, dalam pikiranku (itu artinya sms laporan transfer belum cukup sebagai bukti).
SMS dan Internet Banking, Bank, PayFazz, Ling Aja, Bebas Bayar, BRI BNI, Mandiri, Danamon.
Contoh Laporan SMS Banking
Tidak kehabisan akal langsung saya telpon Cs BRI pusat untuk menanyakan setatus transfer, apa sudah berhasil atau belum, setelah beberapa menit nelpon ada mbak Cs bersuara merdu jawab dan menjelaskan bahwa memang status transfer saya sudah masuk di rekening PayFazz dan kata mbak itu, laporan sms sudah sah di gunakan sebagai bukti transfer, tambah bingung lagi soalnya tadi bukti trasfer screenshot SMS sudah saya kirimkan ke Cs Payfazz tapi mereka masih minta lagi.

Jurus terakhir saya keluarkan hehe, karena sangking bingung-e, langsung searching google cari informasi tentang masalah-ku, saya menemukan artikel yang membahas mirip masalah-ku, setelah baca – baca sedikit lo lo lo, ternyata banyak juga yang mendapat masalah hampir sama dengan-ku. Alhamdulilah tercerahkan setelah membaca informasi dalam artikel itu, penjelasan di artikel menyarankan agar datang langsung ke kantor BRI, hemmm berhubung waktu sudah malam maka saya menunggu besoknya untuk datang ke kantor BRI.
SMS dan Internet Banking, Bank, PayFazz, Ling Aja, Bebas Bayar, BRI BNI, Mandiri, Danamon.
Saat Ngantri di Bank BRI
Jam menunjukkan pukul 08.00 WIT langsung tancap ke kantor BRI sukur dapat nomor antrian 1 Alhamdulilah, langsung saya utarakan permasalahan-ku ke Cs BRI bla bla bla, lalu di cetak-lah rekening koran bukti trasfer dan katanya mas Cs, ini sudah kuat sebagai bukti trasfer hore (seketika itu mukaku langsung merona), Saya tidak mau waktu-ku ke kantor BRI sia – sia cuma untuk cetak rekening koran saja, bila di kemudian hari mendapati kasus yang sama, masak harus pergi ke kantor BRI lagi, capek deh!.

Kebetulan bawa perlengkapan lengkap (KTP, Buku Rekening, Kartu ATM) tidak buang - buang waktu langsung saja saya suruh mas Cs untuk mengaktifkan Internet Banking, walau ternyata agak ribet dan lumayan lama, setelah menunggu beberapa saat ahirnya jadi dan mas Cs mengintruksikan langsung tes di situ, agar kalau ada kendala bisa langsung di tangani.

Setelah berhasil masuk akun Internet Banking BRI, eng ing eng ternyata enak banget ya pakai Internet Banking, karena setiap transaksi (Cek Saldo, Trasfer, Lihat Mutasi dll) yang kita lakukan semuanya geratis karena memang semua layanan berjalan mengunakan jaringan internet sesuai namanya hehe.

Beda banget dengan saudaranya SMS Banking yang setiap transaksi potongan sms-nya lumayan besar, yang lebih membuat saya senang saat mengunakan Internet Banking adalah saat melihat laporan Mutasi di situ lengkap banget!, ada perincian Saldo awal dan saldo ahir pasca mutasi jadi lengkap, bisa sebagai bukti transfer yang kuat, tidak perlu lagi datang ke kantor BRI bila suatu saat membutuhkan bukti transfer yang kuat, cukup mengakses Internet Banking beres.

Benang merah yang bisa kita tarik, bila sobat blogger sering bertransaksi menggunakan Virtual Account Bri untuk pengisian saldo misalnya PayFazz, Link Aja, Bebas Bayar dll. Alangkah baiknya jangan menggunakan SMS Banking karena di samping potongan SMS di setiap transaksi lumayan besar, laporan transaksi juga kurang lengkap, bila mendapati permasalahan seperti yang saya alami di atas pasti kebinggungan.
SMS dan Internet Banking, Bank, PayFazz, Ling Aja, Bebas Bayar, BRI BNI, Mandiri, Danamon.
Contoh Laporan Internet Banking
Bila kalian masih menggunakan SMS Banking, Inilah saatnya beralih ke Internet Banking (saya bukan pengiklan IB BRI ya) karena kelebihan – kelebihan yang saya jelaskan di atas, tetapi perlu di ingat!, dalam mengunakan Internet Banking harus ekstra hati – hati dalam setiap transaksi karena ahir – ahir ini Hacker makin merajalela, bila salah sedikit bisa raib saldo di rekening anda.

Hal – hal yang perlu di perhatikan ketika mengakses Internet Banking agar aman khususnya saat mengakses di Browser (Uc Browser, Mozilla Firefox, Google Chrome dll). (1).Jangan menyimpan ID dan Password di Browser, (2).Jangan Mengakses Internet Banking di jaringan umum seperti Wi-Fi, (3).Jangan menyimpan ID dan Password di Hp kecuali sudah berpengaman dll.

Ahirnya selesai urusan dari kantor BRI, setelah sampai rumah langsung saja saya scan rekening koran dari Bank tadi dan membuat screenshot mutasi Internet Banking untuk di kirimkan ke Cs PayFazz biar cepat di tindak lanjuti setelah menunggu beberapa saat sambil harap – harap cemas.

Hooore ahirnya ada informasi dari pihak PayFazz bahwa saldo telah di refund alias dana sudah di masukkan ke dalam saldo, hemmm antara seneng dan sedih bercampur bawur jadi satu (waluah lebay) karena tidak sia – sia perjuangan-ku pergi ke kantor BRI, telpon sana – sini ahirnya sukses, itulah ceritaku! sekelumit pengalaman yang agak melelahkan hehe, bila sobat blogger ada yang mengalami masalah yang sama bisa di praktekkan.

Terakhir Iklan: Bila sobat blogger berencana menjadi agen PayFazz dan masih binggung cara menggunakan misal: (Cari bonus, Pengisian Pulsa Al Operator, Pengisian Token PLN, Transfer ke semua Bank, Pembayaran BPJS, Pembayaran TV Berlangganan dll) bisa langsung menghubungi saya ke E-mail: blog.0.rief@gmail.com dengan sarat sudah memasukkan kode Referral berikut: FAJCLW8RZ4”. Pada saat pertama kali mendaftar akun PayFazz, Sekian.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

4 Responses to "Galau saat menggunakan SMS Banking? Internet Banking solusinya!"

  1. deg-degan juga ya 1000.000 gk masuk di flazz..:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hia Gan lumayan uang segutu, bisa untuk perpanjang Domain 4 tahun h h h =D

      Delete

Jika ada yang Ingin Anda Tanyakan Terkait Artikel di Atas Silahkan Bertanya Melalui Kolom Komentar di bawah ini !, dengan Ketentuan :

1. Berkomentarlah dengan Sopan ( No Spam, Sara dan Rasis ).
2. Centang kotak Notify Me / Beri Tahu Saya untuk mendapatkan notifikasi komentar.
3. Happy Blogging.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel